Iklan by Regional Expose

Aspirasi Mahasiswa

Get Adobe Flash player

Cuaca Hari Ini

Sebagian Berawan

31°C

Jakarta

Sebagian Berawan

Kelembaban: 70%

  • Min Gerimis berpetir

    31°C 25°C

  • Sen Gerimis berpetir

    32°C 25°C

  • Sel Gerimis berpetir

    31°C 25°C

Regional Expose | Ekonomi
MPR: Kekayaan Indonesia Hanya Dinikmati 40 Orang PDF Cetak E-mail Dibaca: 79
PostAuthorIcon Ernest    PostDateIcon Minggu, 29 Januari 2012 16:37

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Thohari, melihat budaya amuk di Indonesia semakin memprihatinkan. Pasalnya, amuk massa terjadi ketika ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan luar biasa di tengah resesi dunia. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen, produk domestik bruto (PDB) mencapai Rp 8.100 triliun dan ekonomi Indonesia nomor 14 besar dunia itu menandakan berbagai capaian spektakuler pemerintah dalam bidang ekonomi. Tapi sayangnya, lanjut Hajriyanto, pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan pemerataan. Penguasaan ekonomi dan kekayaan alam Indonesia hanya dimiliki oleh 40 orang terkaya di Indonesia.

"Hanya sekelompok kecil orang yang menguasai pertumbuhan ekonomi. Sementara, jumlah pengangguran semakin bertambah," kata Hajriyanto.

Karena itu, pihaknya menyarankan kebijakan pengalihan yang drastis untuk mengejar kualitas pertumbuhan ekonomi sebenarnya yang dibarengi pengurangan kemiskinan dan pemerataan. Caranya adalah merevisi undang-undang mengenai perekonomian dan pengelolaan alam yang dinilainya terlalu liberal.

Dengan kondisi aturan sekarang yang pro investor asing, maka anak negeri tidak bisa mengelola kekayaan alamnya. Pasalnya, kebijakan pemerintah yang sangat terbuka itu membuat investor asing mencengkeram segala kekayaan alam bangsa ini.


Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: Erik Purnama Putra

MPR: Kekayaan Indonesia Hanya Dinikmati 40 Orang
Get Adobe Flash player
Iklan by Regional Expose